Sabtu, 05 Juni 2010

= Pentas amal


Pentas amal


Date:
Wednesday, June 9, 2010
Time:
7:30pm - 9:30pm
Location:
hall FIB Unair
Street:
dharmawangsa dalam 4-6
City/Town:
Surabaya, Indonesia



sakasikan pementasan monolog dari Teater Gapus surabaya berjudul Topeng karya Rahman Sabur, Sutradara Ganjar Ahadiyat, Aktor Trisna Eka Adhitya. pentas ini adalah pentas amal. dana yang nantinya terkumpul seluruhnya akan di sumbangkan kepada salah satu keluarga kami yang sedang tertimpa musibah, dan saat ini sedang terbaring di rumah sakit karena mengalami gegar otak. mohon kehadirannnya dan dukungan materinya. kami tidak menjanjikan anda mendapat pahala jika nanti anda menyumbang, tapi kami menjanjikan bahwa dana yang nanti anda sumbangkan akan sampai ke keluarga yang saat ini sedang tertimpa musibah.

=Kehilangan Peradaban

Oleh Hendro Basuki
Kehilangan Peradaban

APA sebenarnya kekayaan orang Jawa? Rukun dan urmat! Rukun terhadap dirinya sendiri, dan rukun terhadap orang lain. Hormat terhadap diri sendiri, dan terhadap orang lain. Rukun terhadap diri sendiri diartikan sebagai tahu diri, bisa rumangsa, bisa menempatkan diri. Dan, rukun terhadap orang lain sesungguhnya bisa diartikan sebagai kemampuan menahan diri dan merupakan bentuk penghormatan terhadap liyan agar tidak timbul konflik.

Hormat terhadap diri sendiri bisa diartikan sebagai kemampuan menjaga diri secara fisik, mental, intelektual dan spiritual yang ditunjukkan dalam sikap hati. Ketidakmampuan menghormati diri sendiri, besar kemungkinan tidak bisa mengormati orang lain. Karena itu, menghormati diri sendiri, tidak diartikan sebagai menempatkan diri di atas orang lain. Justru sebaliknya, menghormati diri sendiri itu diekspresikan dalam bentuk rendah hati. Adapun rukun terhadap orang lain, lebih memberikan ruang lebih luas untuk menghormati orang lain dengan segala keberadaannya. Tepa slira!

Pertanyaannya adalah, apakah dua hal tersebut masih ada dalam diri orang Jawa? Rasanya sangat melemah. Rukun, tidak mudah lagi ditemukan dalam banyak format pergaulan. Dalam berbangsa dan bernegara, di mana kita melihat kerukunan? Hanya pada saat ada kepentingan yang sangat mengaitkan. Jika tidak, maka keadaan sudah berpindah ke suasana kamu dan saya memang berbeda, termasuk berbeda kepentingan. Rukun terhadap diri sendiri? Adakah kemampuan yang kuat pada diri setiap individu mencoba bertahan dengan kata hatinya, bukan nafsunya. Korupsi adalah bentuk paling mencolok dari individu yang tidak bisa rukun dan hormat terhadap diri sendiri.

Ketika Jawa sudah tidak lagi punya dua hal itu, rukun dan hormat, sebenarnya suku ini sudah habis secara budaya. Peradaban telah mati. Kini muncul peradaban lain yang sedang mencari bentuk, yang barangkali ramuan dari berbagai budaya. Mau berunjuk rukun adalah sikap hati, sehingga jika yang ini tidak ada lagi maka orang jawa sudah kehilangan hatinya? Sama hal ketika orang Jawa tidak lagi hormat terhadap keberadaan liyan, maka peradaban itu telah sirna. Kenapa? Karena, dengan memiliki sikap hormat terhadap diri sendiri dan orang lain, maka akan muncul kerukunan.

Solusinya, orang Jawa harus mengenali kembali keberadaannya, dengan menempatkan rukun dan hormat itu sebagai sikap moral. Dua hal ini sebenarnya merupakan tiang peradaban. Karena itu jika tidak lagi dimiliki maka Jawa sebenarnya sudah habis secara budaya. Dan, semua produk yang masih dinikmati sekarang adalah produk masa lalu. Orang Jawa sekarang tidak lagi memiliki peradaban, apalagi memproduksi kebudayaan. Untuk bisa memproduksi harus memiliki peradaban.

Lalu harus dimulai dari mana? Ada tiga ruang besar yang masing-masing bisa memberikan kontribusi. Ruang pertama, tentu ruang yang disebut rumah. Prinsip rukun dan hormat harus mewarnai setiap rumah orang Jawa. Ada “unggah-ungguh” di masing-masing posisi, baik sebagai orang tua, anak, saudara, dan pembantu di dalam rumah. Sekarang ini, jika Anda mengaku orang Jawa, masih adakah tata krama yang dijaga penuh disiplin? Saya tidak yakin itu masih.

Kedua, ruang besar yang disebut sekolah. Hubungan tradisional antara guru-murid sama-sama lahir dari peradaban Jawa yang sudah berubah. Relasi antara mereka sudah berada di dalam tata krama yang berbeda, sehingga sudah sangat cair dan egaliter. Relasi seperti ini tentu belum sepenuhnya diterima, tetapi juga tidak ditolak. Barangkali, penerimaan peradaban baru masih setengah hati dan mencari bentuk.

Ketiga, ruang besar di lingkungan masyarakat. Perilaku baik yang seperti apa yang bisa ditimba dari lingkungan masyarakat sekarang ini. Apakah kita bisa menimba perilaku yang konon sangat disiplin dari polisi di jalanan, jaksa dan hakim di pengadilan? Apakah kita masih bisa menimba perilaku yang santun dari semua kiai, pendeta dan guru agama? Ataukah kita masih bisa menimba pembela kepentingan rakyat dari para politikus, dan lain-lain? Jika, jawabannya tidak, maka selesailah peradaban itu. Tetapi, jika jawaban masih abu-abu barangkali masih bisa berharap. Tetapi, jawaban yang muncul pasti tidak semua bisa memenuhi kriteria jawaban. Ya kita bisa belajar dari mereka!

= FESTIVAL INDIE SE JATENG


FESTIVAL INDIE SE JATENG


Date:
Thursday, July 29, 2010
Time:
10:30am - 11:00pm
Location:
GEDUNG DKJT KAWASAN JATENG FAIR PRPP SEMARANG



DAFTARKAN BAND INDIE KMU UNTUK MENGIKUTI FESTIVAL INDIE SE-JATENG

TGL ,29 30, 31 JULI DAN 1 AGUSTUS
TEMPAT GEDUNG DKJT

SYARAT :

1. DEMO + PROFILE + LIRIK LAGU
2. KTP MASING2 PERSONIL
3. PHOTO BAND UKURAN 4R
4. PENDAFTARAN RP 150.000 (MENDAPATKAN VOUCHER DISKON MAKAN
DARI KHOJA RESTO MASING2 PERSONIL)
5. MEMBAWAKAN LAGU SENDIRI DAN ARANSEMENT LAGU2 TOP 40
SEKARANG SESUAI DGN ALIRANNYA

MEMPEREBUTKAN:
JUARA 1 REKAMAN DI GOLDEN LABEL BANDUNG DAN UANG RP 2,5 JT.
JUARA 2 REKAMAN DI GOLDEN LABEL BANDUNG DAN UANG RP 1,5 JT.
JUARA 3 HANYA MENDAPAT UANG PEMBINAAN SEBESAR 1 JT.


INFO
TEZAR 024 (70523522)
ABIMANYU 024 (74020634)
kHOJA RESTO
JLN LAMPERSARI NO 52

Jumat, 04 Juni 2010

= II Estemporanea "BROLO SPAZI PERCETTIVI"


II Estemporanea "BROLO SPAZI PERCETTIVI"




Date:
Sunday, July 18, 2010
Time:
7:30am - 11:00pm
Location:
BROLO (Me)

= NONTON BARENG TEMBANG ABADI REPUBLIK KOES PLUE

NONTON BARENG TEMBANG ABADI REPUBLIK KOES PLUE



Date:
Sunday, June 6, 2010
Time:
8:00pm - 11:00pm
Location:
WAROENG DJOGJA Jl. Brigjen Katamso Kompleks Purawisata Yogyakarta



Bagi siapa saja yang Demen ma Tembang - Tembang abadi Koes Plus dan juga para Komunitas , mari sambil Relax, kongkow - kongkow dan bisik- bisik sama Prend,Relasi,, Partner shipyuuuu..uuk diWaroeng Djogja tempatnya, hanya seminggu sekali, yang ber Poooocccoo - Pooocccoo ria juga asyyyik lhooo di Waroeng Djogja.

Selasa, 01 Juni 2010

= HIP! HIP! HERO! Art painting exhibition


HIP! HIP! HERO! Art painting exhibition



Start Time:
Sunday, June 6, 2010 at 7:00pm
End Time:
Tuesday, July 6, 2010 at 9:00pm
Location:
GALERI APIK
Street:
Jl. Radio Dalam Raya no. 30, Jakarta Selatan




HIP! HIP! HERO!
Dua perupa Yogyakarta, Joko “Gundul” Sulistiono dan Priyaris Munandar, hendak menyuguhkan 14 karya lukisnya di Galeri Apik, di Jl. Radio Dalam Raya No. 30, Jakarta Selatan, 6 Juni hingga 6 Juli mendatang. Mereka bergabung dalam satu perhelatan pameran seni rupa bertajuk kuratorial “Hip! Hip! Hero!” Rencananya, pameran akan dibuak oleh mantan aktivis mahasiswa 1998 yang juga anggota DPR RI, Budiman Sudjatmiko, MSc., MPhil. Dengan special performance Afgan dan Olivia Lubis Jensen.

Secara umum, pameran ini menggagas tentang problem kepahlawanan dalam konteks sosial kemasyarakatan mutakhir atau “hari ini”. Tentu saja dengan modus, cara pandang, dan eksekusi visual mereka masing-masing. Joko “Gundul” Sulistiono lebih banyak membongkar kembali laci ingatan dia (dan masyarakat sebagai bagian dari cerminnya) tentang tokoh-tokoh heroik dalam dunia komik produksi Barat, persisnya figur-figur rekaan Marvel, sebuah perusahaan komik di Amerika Serikat yang mengintroduksikan serial fiksi kepahlawanan. Namun demikian Joko juga mengaduknya dengan seri ingatannya tentang diri dan keluarga yang juga diasumsikan sebagai pemilik spirit “heroisme”.

Joko merupakan seniman yang pada tahun 1999 karyanya berhasil masuk dalam jajaran 5 Besar Kompetisi Indonesia Art Award Philip Morris. Lewat prestasinya itu, dia (bersama 4 seniman lain) berangkat ke Singapura untuk bertarung dengan para finalis kompetisi serupa di tingkat ASEAN. Dia masuk kuliah di Program Studi Seni Lukis, Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (FSR-ISI) Yogyakarta tahun 1990.

Sementara Priyaris Munandar lebih tertarik untuk mengulik gambaran tentang aspek-aspek heroisme dalam lintasan “sejarah” masa lalu. Dikatakan “sejarah” (dalam tanda kutip) karena Priyaris, secara visual, memberi penekanan pada warna-warna kusam yang berkesan kuno, dengan narasi tentang deretan pasukan atau senjata (perang) yang berjajar ritmis seperti yang banyak dikisahkan dalam cerita sejarah. Namun karyanya ini lepas dari gambaran factual atas sejarah dari kelompok masyarakat tertentu, pada waktu tertentu, dan dalam ikatan konteks ruang yang jelas. Priyaris sekadar menggambarkan “sesukanya” dengan bekal ingatan dan imajinasinya atas kisah sebuah perang yang heroik, dan semacamnya.

Seniman ini tergolong seniman muda yang masih memiliki peluang untuk berkembang dengan baik di kurun waktu ke depan. Tahun ini, salah satu karyanya masuk menjadi finalis dalam kompetisi seni rupa yang prestisius, Indonesia Art Award 2010. Dia juga satu almamater dengan Joko “Gundul” dengan masuk FSR ISI Yogyakarta tahun 1999.

Dua seniman ini, memang menjadi kombinasi yang menarik,. Secara visual tidak menawarkan sebuah keseragaman yang ketat dan monotonitas karena masing-masing membawa dinamika gambar. Sedangkan secara substansial karya mereka seperti tengah membaca dan memaknai kembali gambaran tentang pahlawan dengan perspektif dan imajinasi mereka sendiri. Inilah titik penting dari pameran ini. Pameran ini dikuratori oleh Kuss Indarto.

keterangan lebih lanjut:
www.galeriapik.com
galeriapik@gmail.com
+6221 7204723

= INDONESIA GOES GREEN 2


INDONESIA GOES GREEN 2



Start Time:
Tuesday, June 1, 2010 at 12:00am
End Time:
Friday, June 4, 2010 at 12:00am
Location:
Bundaran HI



Dalam Rangka Memperingati "Hari Lingkungan Hidup Se-dunia, pada tanggal 5 Juni "Komunitas Indonesia Goes Green mengundang seluruh komunitas yang peduli terhadap Lingkungan Hidup untuk berpartisipasi dalam acara "INDONESIAGOES GREEN 2",... Kirimkan nama komunitas / organisasi kalian ke :

indonesiagoesgreen2@yahoo.com

Semua nama komunitas / organisasi yang masuk akan di cantumkan di dalam Baliho Raksasa yang akan di letakkan di Bundaran Hotel Indonesia pada saat aksi sosial tanggal 4 Juni 2010. Nama komunitas / organisasi di tunggu Paling lambat tanggal 2 juni 2010 pukul 24.00 WIB.

Mohon bantu untuk di sebarkan.

"Kerjasama kalian adalah citra kebersamaan Indonesia. "

Terima kasih.
-Komunitas Indonesia Goes Green-