Minggu, 28 Februari 2010

= diskusi dengan tema "Fiksi dan Sejarah: Tentang “Kemustahilan Sejarah”

Hanya ingin mengingatkan diskusi dengan tema "Fiksi dan Sejarah: Tentang “Kemustahilan Sejarah” dengan Pembicara: JJ Rizal dan Zen Hae Moderator: Saidiman Ahmad akan dilaksanakan malam ini di Selasa 23 Februari pukul 19.00 WIB di Serambi Salihara.

Silakan anda hadir, JJ Rizal akan membawakan makalah "Waktu yang Hilang Ihwal Sastera dan Sejarah" sementara Zen Hae akan mempresentasikan makalanya berjudul "Fiksi dan Sejarah: Pemalsuan, Fiksi Sejarah, Ironi"

Diskusi ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Guntur

http://www.facebook .com/event. php?eid=28675748 4960&index=1

Sinopsis:

Di abad ke-18, ada pemikiran yang beredar di kalangan intelektual Eropa dan Amerika bahwa ada dua jenis penulisan sejarah: sejarah berdasarkan fakta (yang mengusung kebenaran berlandaskan bukti dokumenter), dan sejarah berdasarkan fiksi (yang mengusung kebenaran berlandaskan sifat alamiah manusia).

Novelis Daniel Defoe mengatakan bahwa novel adalah sebuah “sejarah pribadi”—sejarah sebuah kehidupan pribadi ketimbang Sejarah dengan huruf besar, dengan pandangannya yang panoptik. Betapapun, manusia tak bisa mengelak dari Sejarah—novel-novel Kafka, Musil, Broch dan Pramoedya Ananta Toer menunjukkan hal itu. Maka telaah “Kemustahilan Sejarah” berangkat dari pertanyaan: apabila sejarah dan novel merupakan dua hal yang sama secara hakiki, dan menyuguhkan kebenaran yang serupa, maka apa perbedaan di antara keduanya? Kualitas apa yang dimiliki sang novel dalam menyampaikan kisah orang-orang biasa, orang-orang yang kalah, yang tak terakomodasi oleh Sejarah dengan huruf besar? Ikuti diskusinya bersama JJ Rizal (sejarawan) dan Zen Hae (sastrawan). Moderator Saidiman Ahmad

Terbuka untuk umum dan GRATIS. Program ini disponsori oleh Hivos

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar