Rabu, 01 Juni 2011

= Sangkring Art Project. Pameran: Machine No 6 - The Long Table Experiment

Waktu
01 Juni jam 19:00 - 07 Juni jam 21:00
Tempat
Sangkring Art Space
Nitiprayan, Rt.1 Rw.2 No. 88 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, 55182
Djogjakarta, Indonesia
Dibuat oleh:
HONF | The House of Natural Fiber, Chrisandy Fransiscus, Ratna Djuwita, Ulanda Blair, Putri 'poty' Pitoyo, Sujud Dartanto, Mish Meijers, Jeff Khan, Astrid Woods-joyce, Argha 'aga' Mahendra, Tb Budiarto, Budi Prakosa, Adhari Adegreden Donora, Andreas SiagianTampilkan semua (14)
Info Selengkapnya
---------------------------------------------------
Selengkapnya mengenai pameran ini di HONF wiki: http://wiki.natural-fiber.com/Machine_No_6_-_The_Long_Table_Experiment

mengenai Six A di HONF wiki:
http://wiki.natural-fiber.com/Six_A
...
mengenai Six Needles Six di HONF wiki:
http://wiki.natural-fiber.com/Six_Needles_Six

bergabung dengan HONF page di facebook:
http://facebook.com/houseofnaturalfiber

bergabung dengan HONF di twitter:
htt://twitter.com/HONF
---------------------------------------------------

= DESKRIPSI ACARA =
Machine No 6 - The Long Table Experiment adalah hasil karya dari sebuah proyek kolaborasi antara [[Six Needles Six]] dan [[Six A]]. Kolaborasi ini difasilitasi oleh [[HONF]] dan sebuah pameran hasil akhir dari proyek diselenggarakan di Sangkring Art Space Yogyakarta.

== Pameran ==
Sebuah pameran hasil akhir proyek kolaborasi akan dilaksanakan di:
* Tanggal: 1 – 7 Juni 2011
* Pembukaan Pameran: Rabu, 1 Juni 2011, Jam 19.00 WIB
* Tempat: Sangkring Art Project
* Alamat: Nitiprayan, Rt.1 Rw.2 No. 88 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55182

== Deskripsi Karya ==
=== Penjelasan Machine No 6 ===
==== Suara: yang tak terlihat, sumber energi luas ====
Suara mengelilingi kita secara keseluruhan, menghubungkan kita melalui komunikasi. Suara tersebut mengendap di sekitar kita selama kita masih ada. Hal tersebut membentuk sebuah dasar sound-scape untuk semua pengalaman sensorik kita. Kita berkomunikasi melaluinya, dan akhirnya menyadari bahwa nada dan tekanan suara memainkan peranan penting bagi penyampain kata dan makna.

Di pedesaan yang masih asri, suara yang berasal dari kehidupan sehari-hari akan melintasi lembah - lembah, elemen – elemen yang tampaknya acak dibangun secara rutin serta memberikan rasa keberadaan pada diri kita masing – masing. Pada sore hari ketika kabut menyelimuti secara perlahan sampai ke lembah itu, bagaikan sebuah perahu, menelan pemandangan; siluet gelap di batas pinggiran; turunnya cahaya melalui jendela dan bangunan sekitarnya hanya berubah menjadi serupa dengan potongan balok kayu dan mengubah petualangan malam kita ke dalam sebuah perjalanan yang membuat kami gugup sekaligus menakjubkan. Kita menjadi terlalu keras – sehingga terasa sebagai tindakan yang tidak terpuji. Kita bagaikan sebuah iring-iringan peziarah yang hilang ke dalam bayangan suara yang memekakan telinga : kelembaban kabut.

==== Machine No 6 adalah sebuah usaha untuk memperkuat suara dan energi dari alam ====
Di karya ini kami mencoba membuat sebuah konfigurasi sirkuit air yang berasal dari kehidupan sehari-hari, sesuatu yang tipis, benang halus yang menghubungkan rumah dengan rumah, tubuh dengan tubuh, tanah dengan tanah.

Air terdapat di mana-mana, di dalam tubuh kita, di pemandangan yang kita lihat, di dalam atmosfir kita – di lembabnya kabut tebal yang menyelimuti kami di desa. Gelombang dan struktur itu bergema di dalam tubuh kami. Ia menyesuaikan dan mengubah bentuk untuk lingkungan sekitarnya – seperti yang kami lakukan. Air adalah universal – melintasi budaya dan geografis. Kita dapat terhibur oleh suara itu, kita digantikan olehnya ketika mengkonsumsinya, di masa depan mungkin kita harus melakukan perang atas kepemilikannya – air sangat penting untuk keberadaan kita selanjutnya.

Namun, masih saja hal tersebut menghubungkan kita; makhluk - makhluk buta yang bersanding bersama - sama dengan cahaya lemah kita; suara suara yang mendesak dari dalam diri kita.

Suara kita mempunyai kemungkinan menghilangkan dan menenggelamkan bunyi dari hal lain yang memiliki irama lebih minim. Hanya di dalam keheningan dan di dalam sebuah kontemplasi kita berkemampuan untuk menerima suara; menjadikannya sebagai penerima bentuk energi yang begitu mudah untuk terabaikan.

==== Yogyakarta ====
Kami berada di punggung sepeda motor melalui jalanan dengan lalu lintas yang padat. Semuanya terdapat disini – molekul - molekul ruang diantara obyek - obyek yang bergerak hampir semuanya terlihat sebagaimana kendaraan - kendaraan berlalu dengan intuisi - intuisi yang hampir tidak nampak. Proses dari bel - bel kendaraan yang menemani padatnya lalu lintas; bagaikan sinyal - sinyal sonar yang memberikan batasan bagi para pengendara yang bersangkutan.

Bersama kita berkumpul dan mendiskusikan berbagai kemungkinan konstruksi. Di antara pengembangan organisme kota ini tampaknya tepat untuk bekerja sama mengkonsolidasikan sebuah struktur. Jalan - jalan telah berevolusi untuk mengisi semua ruang yang tersedia. Kami merasa jenuh dengan situasi di kota. Kami memaksa diri kami untuk mengumpulkan ide - ide dan memolesnya di antara kata - kata bagaikan mengasah batu yang berharga. Yang terjadi sangatlah mengejutkan semuanya terangkum dalam sebuah kesimpulan yang sempurna: sirkuit sederhana; yang menunjukkan sebuah sistem kerja sederhana: Air, bekerja dan melawan gravitasi; dan semuanya berarti menyuarakan energi yang melekat pada sumber daya alam.

Kami akan membuat saluran pipa untuk jalannya air, mengarahkannya ke segala penjuru ruang bagaikan aliran arteri; dan air akan membentukkan dirinya ke dalam aliran yang berkesinambungan. Bambu membentuk sebuah strata yang terisi cekungannya oleh bentukan tangan; sebuah bentuk yang mengadaptasi medan alami dari air yang jatuh. Dan ini terletak – di atas struktur rancangan besi, kemudian di tempelkan ke beberapa titik, sensor - sensor yang dapat mendeteksi bunyi energi yang berasal dari air yang diubah terlebih dahulu menjadi sebuah gelombang suara, kemudian menjadi sebuah bunyi orkestra yang abstrak. Tidak ada rekayasa efek suara instalasi ini hanya mempresentasikan yang keberadaan-esensi dari energi yang terkandung pada sirkuit air, memberikan suara untuk didengar.

=== Penjelasan The Long Table Experiment ===
Banyak tangan untuk melakukan pekerjaan ringan? Terlalu banyak koki akan merusak kaldu masakan?

Praktek kolaboratif adalah proses penyeimbangan yang menawarkan kesempatan untuk memohon, meminjam dan bertukar ketrampilan serta ide dengan seniman lain. Dalam hal ini, kesempatan untuk bertukar ide antar budaya yang berbeda adalah hal yang tak ternilai harganya.. Kami memiliki perbedaan pada latar belakang, media, pengalaman dan pengetahuan; sebuah bank informasi yang mengesankan untuk digambarkan secara kolektif.

Kami datang dengan kekayaan kami akan pengetahuan ini kemudian terjalin menjadi sebuah konsep yang jauh lebih baik; seperti bagaimana pipa-pipa di desa saling berhubungan, seperti juga lalu lintas yang mulus dan lancar, kami mengkombinasikan pikiran-pikiran bebas kami menjadi satu suara padu.

Kami melakukan segala sesuatunya sendiri, berjalan berpasangan maupun sendiri di antara masing - masing kelompok, kami melakukan penyelidikan tentang diri kami dalam hubungannya dengan air, dan ini berkaitan juga dengan keragaman unsure yang melekat pada air dengan mempelajari efek pada awan, resonansi morfik, teori warna, menggerakkan buih, serta komunikasi. Kesemuanya ini memainkan peranan di antara eksperimen serta menghasilkan sebuah meomentum untuk sekali lagi mengembangkannya melalui hasil yang kolektif.

Kami menggunakan papan sirkuit untuk melajutkan metafor mengenai proses kolaborasi dan tentang hidup itu sendiri. Masing - masing komponen memainkan peranan pentingnya sendiri sendiri – sirkuit tidak akan terbentuk tanpa kontribusi dari masing - masing aspek; secara mirip dapat dikatakan bahwa dinamisme proses bekerja secara kolaboratif terletak pada proses komunikasi yang terbuka dan transparan; sebuah transmisi dari ide - ide dan pengetahuan, serta yang paling dibutuhkan adalah sistem tanpa hirarki diantara struktur kerja kolaborasi.

=== Penjelasan Machine No 6 - The Long Table Experiment ===
[[File:Six A dan Six Needles Six.png|thumb|right|200px|[[Six A]] dan [[Six Needles Six]]]]
Sebuah kolaborasi performans dan instalasi antara seniman Tasmania Australia bernama Six_a (mish Meijers, Amanda Shone, Astrid Woods-Joyce and Trcky Walsh) and seniman kolektif asal Yogyakarta Six Needles Six (Ipo Synthetic, Robert Kan, Fahla Fadhillah dan R.Bonar Diat). Para seniman ini diperkenalkan melalui HONF dan kemudian mereka menghabiskan waktu selama satu minggu penuh di sebuah dusun kecil, di ujung pegunungan menoreh, Kulon Progo, satu jam dari Yogyakarta. Di sana mereka secara bersama-sama mengembangkan dasar-dasar dari instalasi ini.

Proses kolaborasi diantara dua kelompok yang jauh berbeda tersebut bertujuan untuk menemukan sebuah format sederhana yang dapat mewakili ide dan visi ke 8 seniman di dalamnya. Berkolaborasi dengan seniman lokal memberikan pandangan dan wawasan baru kepada seniiman yang berkunjung tentang bagaimana kebudayaan di Indonesia sesungguhnya, hingga pada hal yang paling sederhana.Inspirasi mereka pada pameran ini adalah pengetahuan lokal yang didapat selama tinggal di sebuah dusun kecil. Melalui pengalaman tinggal disana, kedua kelompok sepakat untuk menggunakan pengalaman sehari-hari tentang pergulatan mereka dengan masalah air sebagai pacuannya.

Diskusi dimulai dengan munculnya kemungkinan untuk menciptakan sebuah perangkat pengarah air dan kolaborasi berubah ketika menyaksikan kenyataan di dusun; di mana masyarakat dusun memperdayagunakan sumber material lokal (kebanyakan bambu) untuk membangun, menyaring dan melakukan distribusi air ke seluruh lembah. Pemilihan material bambu sangat ‘terjangkau’ ,mudah didapat bagi para seniman lokal sedangkan bagi para seniman dari Tazmania, bamboo adalah sesuatu yang baru dan menarik yang belum pernah mereka temukan sebelumnya. Bambu kemudian menjadi salah satu elemen kunci pada diskusi-diskusi selanjutnya karan sifatnya yang fleksible, bermanfaat, bersahaja serta elegan

Elemen performatif pada pameran kali ini akan ditampilkan di sebuah meja panjang dimana setiap seniman akan melakukan eksperimen menggunakan air yang diambil dari sirkuit. Air yang ‘telah terenergi ini’ digunakan sebagai dasar untuk setiap aliran yang akan dinvestigasi oleh setiap seniman yang berpartisipasi. Disini, performans akan disampaikan dengan penuh permainan dan melalui proses imajinasi ilmiah melalui investigasi akan format energi yang nyata dan tidak nyata. Performans akan bertempat di dalam ruang galeri; footage akan diproyeksikan di dinding luar galeri sehingga para pengunjung di luar dapat menikmati. Masing-masing seniman akan melakukan eksperimennya di dalam ruang galeri yang tertutup, para pengunjung akan diajak memasuki ruang ketika performans mendekati akhir, para pengunjung akan ditinggalkan dalam keadaan tertentu sehingga mereka dapat merasakan telah tertinggal. Kehampaan ini akan diakhiri ketika para seniman muncul kembali.

Apa yang tertinggal dari performans ini adalah sebuah meja kosong dengan beberapa aksi yang baru saja dilakukan. Residu ini menyampaikan tidak hanya proses kerjasama yang natural di dalamnya namun keintiman dari gerakan kreatif yang tercipta; kreativitas dan penemuan kadang terjadi pada sebuah tempat yang terisolasi, ini hanya merupakan salah satu dari konsep-konsep yang dihasilkan dan hasilnya dapat dinikmati oleh publik lebih luas. Di sini, artefak, peralatan ilmiah, objek, teks, notasi skema dan lain sebagainya, disisakan di atas meja sehingga memungkinkan para penonton untuk bereksplorasi, ataupun berkontribusi.

== Dukungan ==
Proyek ini didukung oleh National Association for the Visual Arts (Nava), NextWave Australia, Arts Tasmania dan Asialink.

== Referensi dan Link Eksternal ==
* [http://bit.ly/iCTV8z Publikasi Pameran di Situs Sangkring Art Space]
* [http://www.visualarts.net.au/ Situs National Association for the Visual Arts (Nava)]
* [http://www.nextwave.org.au/ Situs NextWave Australia]
* [http://www.arts.tas.gov.au/ Situs Arts Tasmania]
* [http://www.asialink.unimelb.edu.au/ Situs Asialink]

Peta Sangkring Art Space : http://bit.ly/k0LCSI










Pembukaan Pameran kelompok Six a feat six needles six, Rabu 1 Juni 2011. Jam : 19.30

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar