Selasa, 15 November 2011

= Angkat tangan

Angkat Tangan.
"Lucu..."
"Enggak mutu..."
"Si MAM mengangkat tangannya seperti Soekarno dan Pangeran Diponegoro."
"Emangnya loe siapa hai MAM ?"

Hai..hai..hai..hahahahahha....tertawa dibatinpun karena dengan niat mentertawakan diri sendiri sebenarnya tidak boleh karena tertawa itupun juga merupakan Doa.

Jari-jemariku mau melanjutkan kalimat-kalimatku yang masih ada dikalbu, tetapi tiba-tiba karyawanku berteriak " Mbak Sal....pak" , aku diingatkan oleh karyawanku agar aku segera menjemput anakku yang sudah keluar dari kelas di sekolahannya, pekerjaan menjemput yang harus tetap aku kerjakan karena rasa kepedulian akan hubungan seorang bapak dan anaknya yang penuh dengan kasih sayang.

( bersambung )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar