Selasa, 15 November 2011

= Tempe Bumbu Penyet

Tempe Penyet Bumbu Rempah.
Hidup ini memang harus diisi dengan sering membaca.
Dulu bangsa kita gemar sekali makan tempe, sehingga bangsa kita disebut sebagai bangsa tempe. Tentu saja bangsa kita lalu malu untuk makan tempe, padahal menulut hasil penelitian ternyata tempe mengandung komponen-komponen yang sangat berguna bagi kita. Baru setelah Negara Jepang melakukan penelitian terhadap tempe dan mematenkan penelitian tersebut maka hal tersebut baru menyadarkan kita bahwa kita mempunyai sesuatu yang luar biasa. Pertanyaan, kenapa kesadaran akan sesuatu yang luar biasa yang kita miliki itu harus selalu didahului oleh pengakuan dari Negara lain ?, tentunya ini yang harus menjadi perhatian kita bersama karena kejadian-kejadian tersebut tidak hanya terjadi pada dunia tempe saja tetapi juga terjadi pada lingkup kehidupan kita yang lain, ambil contoh saja tentang Way of life atau falsafah hidup manusia.
Thukul sangat terkenal dengan kata-katanya yang berjudul "ndeso" untuk menggambarkan seseorang yang gagap tekhnologi. Kita, anda sekalian lahir di atas bumi Indonesia seyogyanya bersyukur karena kita dilahirkan di lingkungan yang sangat indah dengan falsafah kehidupan yang juga tidak kalah indahnya. Falsafah hidup yang memenuhi kebutuhan cipta karsa dan rasa kita, tetapi mungkin hal tersebut belum cukup bagi saudara-saudara kita sehingga dia tergerak hatinya untuk bereksperimen untuk membuat falsafah hidup yang baru yang menurut dirinya lebih segar, menarik dan memuaskan hatinya. Saya tidak tahu apakah hal tersebut bisa dikategorikan ndeso atau tidak, tetapi saya sangat yakin bahwa saya hidup di dunia ini tidak bisa hidup sendiri, emangnya kita mau menanam padi sendiri?, tentu saja kita sangat menyadari bahwa kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan bantuan dari sesama di sekeliling kita. ( bersambung )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar