Senin, 24 Mei 2010

= "SENSUOUS OBJECTS"


"SENSUOUS OBJECTS"

Start Time:
Wednesday, June 2, 2010 at 7:00pm
End Time:
Wednesday, June 9, 2010 at 7:00pm
Location:
BENTARA BUDAYA YOGYAKARTA Jl. Suroto No 02, Kota Baru Yogyakarta

"SENSUOUS OBJECTS"
Menampilkan Pameran Seni Visual
Made Wiguna Valasara dan Wayan Upadana


Kurator
M. Rain Rosidi

Penulis
I Wayan Seriyoga Parta


Dibuka Oleh
Dr. Oei Hong Djien


Pembukaan:
Rabu, 02 Juni 2010
Pukul: 19.00 WIB
dimeriahkan oleh Music Performence 'SEMARA ETNIC'


di
BENTARA BUDAYA YOGYAKARTA
Jl. Suroto No 02, Kota Baru Yogyakarta


Pameran Berlangsung Hingga 9 Juni 2010 WIB



Made Wiguna Valasara dan Wayan Upadana adalah dua perupa muda asal Bali yang mengenyam pendidikan formal di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta . Karya-karya mereka menampilkan eksplorasi material dan olah unsur-unsur formal–rupa. Mereka merupakan generasi yang garapan visualnya terbebas dari representasi ke-Bali-an, berbeda dengan generasi tahun 80 hingga tahun 90-an yang secara sadar melakukan eksplorasi pada nilai-nilai budaya (Bali), melalui bahasa visual yang didominasi oleh abstraksi.

Valasara dan Upadana mampu menghadirkan eksplorasi estetik dan kreativitasnya lebih universal dalam aspek-aspek dasar unsur rupa, dengan mengolah material dan medium baik dua dimensi maupun tiga dimensi. Karya-karya Upadana kerap menampilkan penjajaran sinergis antara material yang berbeda, seperti kayu, fiber dan logam. Wiguna Valasara, sangat intens dalam mengeksplorasi garis dan bidang yang menghasilkan efek optikal, ditimbulkan oleh eksplorasi material kanvas yang dijahit dengan memasukkan dacron (spons pelapis) di dalamnya sehingga menghasilkan efek emboss.

Karya-karya mereka menampilkan pengolahan visual yang lebih terfokus pada eksplorasi estetik, dan minim dengan muatan kontekstual. Kehadiran mereka disambut baik dalam perkembangan seni rupa kontemporer ( Indonesia ), yang cenderung tidak lagi menampilkan penggalian identitas budaya (yang jamaknya sering dimaknai sebagai usaha menggali dari warisan tradisi budaya). Perkembangan seni rupa kontemporer, memberi keleluasaan ruang dalam berbagai eksplorasi intermedium dan tema, gaya dan eksplorasi lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar